Senin, 28 Desember 2015
Minggu, 09 Agustus 2015
Senin, 16 Februari 2015
Rabu, 03 Desember 2014
Tajwid
Alhamdulillah ne,,,
mau posting gambar-gambar belajar tajwid, yang terinspirasi dari teman-teman IPM Burneh. Semoga bermanfaat. امين
gambar lainnya insya Allah nyusul.......
mau posting gambar-gambar belajar tajwid, yang terinspirasi dari teman-teman IPM Burneh. Semoga bermanfaat. امين
gambar lainnya insya Allah nyusul.......
Rabu, 17 September 2014
Senin, 25 Agustus 2014
IPMku Cintaku
Assalaamu'alaikum teman2 IPM,,
Ramadhan telah berlalu,
aktivitas di IPM pun tak sperti di ramadhan lagi....
ayolah teman....
ramaikan IPM dengan amalan2 baik.....
hadirilah semua kegiatan IPM,
agar IPM tidak berhenti cukup d ramadhan saja.....
PC. IPM Burneh : UHIBBUKUM FILLAH
Ramadhan telah berlalu,
aktivitas di IPM pun tak sperti di ramadhan lagi....
ayolah teman....
ramaikan IPM dengan amalan2 baik.....
hadirilah semua kegiatan IPM,
agar IPM tidak berhenti cukup d ramadhan saja.....
PC. IPM Burneh : UHIBBUKUM FILLAH
Rabu, 30 Juli 2014
Selamat Hari Raya Id Fitri 1435 H
To Ipmawan n ipmawati
Taqabbalallaahu minna wa minkum, aamiyn.....
uhibbukum fillah
Rabu, 18 Desember 2013
Selasa, 07 Mei 2013
Orang Yang Pantas Dicemburui
Kategori:
Hadits
Belum Ada Komentar // 7 Mei 2013
Hukum
asalnya, sifat iri dan cemburu terhadap kelebihan orang lain dalam Islam tidak
diperbolehkan. Karena sifat ini mengandung prasangka buruk kepada Allah dan
tidak ridha dengan pembagian yang Allah berikan kepada makhluk-Nya. Akan
tetapi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengecualikan beberapa
orang yang boleh dan pantas untuk dicemburui karena kelebihan besar yang mereka
miliki. Siapakah mereka? Temukan jawabannya dalam hadits berikut ini,
Dari
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
لاَ حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ:
رَجُلٌ عَلَّمَهُ اللَّهُ القُرْآنَ، فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيْلِ، وَآنَاءَ
النَّهَارِ، فَسَمِعَهُ جَارٌ لَهُ، فَقَالَ: لَيْتَنِي
أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ فُلاَنٌ، فَعَمِلْتُ مِثْلَ مَا يَعْمَلُ، وَرَجُلٌ
آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُهْلِكُهُ فِي الحَقِّ، فَقَالَ رَجُلٌ: لَيْتَنِي
أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ فُلاَنٌ، فَعَمِلْتُ مِثْلَ مَا يَعْمَلُ
“Tidak
ada (sifat) iri (yang terpuji) kecuali pada dua orang: seorang yang dipahamkan
oleh Allah tentang al-Qur-an kemudian dia membacanya di waktu malam dan siang
hari, lalu salah seorang tetangganya mendengarkan (bacaan al-Qur-an)nya dan
berkata: “Duhai kiranya aku diberi (pemahaman al-Qur-an) seperti yang diberikan
kepada si Fulan, sehingga aku bisa mengamalkan seperti (membaca al-Qur-an)
seperti yang diamalkannya. Dan seorang yang dilimpahkan oleh Allah baginya
harta (yang berlimpah) kemudian dia membelanjakannya di (jalan) yang benar,
lalu ada orang lain yang berkata: “Duhai kiranya aku diberi (kelebihan harta)
seperti yang diberikan kepada si Fulan, sehingga aku bisa mengamalkan
(bersedekah di jalan Allah) seperti yang diamalkannya” (HR. Al-Bukhari).
Maksud
“iri/cemburu” dalam hadits ini adalah iri yang benar dan tidak tercela, yaitu al-gibthah,
yang artinya menginginkan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain tanpa
mengharapkan hilangnya nikmat itu dari orang tersebut1.
Coba
perhatikan dan renungkan hadits ini dengan seksama. Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallammenyebutkan dua golongan manusia yang pantas untuk
dicemburui, yaitu orang yang memahami al-Qur’an dan mengamalkannya serta orang
yang memiliki harta dan menginfakkannya di jalan Allah.
Dalam
hadits ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menjelaskan
sebab yang menjadikan mereka pantas untuk dicemburui, bukan karena kelebihan
dunia semata yang mereka miliki, tapi karena mereka mampu untuk menundukkan
hawa nafsu yang mencintai dunia secara berlebihan, sehingga harta yang mereka
miliki tidak menghalangi mereka untuk meraih keutamaan tinggi di sisi Allah.
Inilah
kelebihan sejati yang pantas dicemburui, adapun kelebihan harta atau kedudukan
duniawi semata maka ini sangat tidak pantas untuk dicemburui, karena ini
hakikatnya bukan merupakan kelebihan tapi celaan dan fitnah bagi manusia,
sebagaimana sabda Rasulullah s shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya pada setiap umat (kaum) ada fitnah (yang
merusak/menyesatkan mereka) dan fitnah (pada) umatku adalah harta”2.
Oleh karena itu, cemburu dan iri hanya karena kelebihan harta yang
dimiliki seseorang tanpa melihat bagaimana penggunaan harta tersebut, ini adalah
sifat yang sangat tercela. Allah berfirman tentang orang-orang yang iri melihat
harta kekayaan Qarun:
{فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ قَالَ الَّذِينَ
يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ
إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ. وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ
اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا
الصَّابِرُونَ. فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ
فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ. وَأَصْبَحَ
الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ
يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَوْلَا أَنْ مَنَّ
اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ}
“Maka keluarlah dia (Qarun) kepada kaumnya dengan perhiasannya
(harta bendanya). Orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata: “Duhai
kiranya kami mempunyai harta kekayaan seperti yang diberikan kepada Qarun,
sesungguhnya dia benar-benar memiliki keberuntungan yang besar. Tetapi
orang-orang yang dianugerahi ilmu berkata: “Celakalah kalian! Ketahuilah,
pahala Allah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan
(pahala yang besar) itu hanya diperoleh oleh orang-orang yang sabar. Maka kami
benamkan dia (Qarun) bersama rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya
satu golongan pun yang (mampu) menolongnya selain Allah, dan dia tidak termasuk
orang-orang yang dapat membela diri. Dan jadilah orang-orang yang kemarin
mengangan-angankan kedudkan (harta benda) Qarun itu berkata: “Aduhai, benarlah
kiranya Allah yang melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia dikehendaki di antara
hamba-hamba-Nya dan membatasi (bagi siapa yang Dia dikehendaki di antara
hamba-hamba-Nya). Sekiranya Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita,
tentu Dia telah membenamkan kita pula. Aduhai, benarlah kiranya tidak akan
beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)” (QS. Al Qashash:
79-92)
Adapun contoh sikap cemburu yang benar adalah sikap cemburu dalam
kebaikan yang ditunjukkan oleh orang-orang yang sempurna iman
mereka, para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut:
Dari
Abu Hurairah radhiallahu’anhu dia berkata: Orang-orang miskin (dari
para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) pernah datang
menemui beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu mereka berkata: “Wahai
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, orang-orang (kaya) yang
memiliki harta yang berlimpah bisa mendapatkan pahala (dari harta mereka),
kedudukan yang tinggi (di sisi Allah Ta’ala) dan kenikmatan yang abadi
(di surga), karena mereka melaksanakan shalat seperti kami melaksanakan shalat
dan mereka juga berpuasa seperti kami berpuasa, tapi mereka memiliki kelebihan
harta yang mereka gunakan untuk menunaikan ibadah haji,
umrah, jihad
dan sedekah, sedangkan kami tidak memiliki harta…”. Dalam riwayat Imam
Muslim, di akhir hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Itu adalah kerunia (dari) Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang
dikehendaki-Nya“3.
Imam
Ibnu Hajar berkata: “Dalam hadits ini (terdapat dalil yang menunjukkan) lebih
utamanya orang kaya yang menunaikan hak-hak (Allah Ta’ala) pada (harta)
kekayaannya dibandingkan orang miskin, karena berinfak di jalan Allah (seperti
yang disebutkan dalam hadits di atas) hanya bisa dilakukan oleh orang
kaya”4.
Kesimpulannya,
termasuk orang yang pantas dicemburui, bahkan kecemburuan tersebut dipuji dalam
Islam adalah orang yang memiliki kelebihan dalam harta tapi dia selalu
menginfakkan hartanya di jalan Allah. Karena kecemburuan ini dapat menjadi
motivasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan yang diperintahkan dalam agama.
Allah berfirman:
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا
فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Maka
berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan” (QS al-Baqarah: 148).
Jadi
cemburu dan iri kepada kelebihan harta yang dimiliki seseorang bukan karena
kelebihan harta yang dimilikinya semata-mata, akan tetapi karena motivasi
kebaikan besar yang dimilikinya dengan banyak membelanjakan hartanya di jalan
Allah. Inilah sebaik-baik harta yang dimiliki oleh orang yang beriman,
sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Sebaik-baik
harta yang shaleh (penuh berkah) adalah untuk hamba yang shaleh”.
Adapun
sifat rakus dan ambisi berlebihan terhadap harta tanpa mempertimbangkan
keberkahan dan manfaatnya dalam meraih keridhaan Allah maka ini perbuatan
tercela dan sebab yang akan merusak keimanan seorang hamba, serta menjadikannya
jauh dari segala kebaikan dunia dan akhirat.
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam: “Barangsiapa yang (menjadikan) dunia
tujuan utamanya maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan
kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia
tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah
tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan
utama)nya maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu
merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya
dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya)”5.
Semoga
Allah meudahkan kita untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan
kepada-Nya.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد
وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Kota
Jakarta, 17 Jumadal ula 1434 H
1 Lihat kitab “Siyaru alaamin nubalaa’”
(8/437).
2 HR at-Tirmidzi (no. 2336) dan Ahmad (4/160),
dinyatakan shahih oleh imam at-Tirmidzi dan al-Albani.
3 HSR al-Bukhari (no. 807 dan 5970) dan Muslim
(no. 595).
4 Kitab “Fathul Baari” (3/298).
5 HR Ibnu Majah (no. 4105), Ahmad (5/183),
ad-Daarimi (no. 229), Ibnu Hibban (no. 680) dan lain-lain dengan sanad yang
shahih, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, al-Bushiri dan syaikh al-Albani.
—
Penulis: Abdullah
bin Taslim al-Buthoni
Artikel Muslim.Or.Id
Artikel Muslim.Or.Id
==========
Silakan
like FB
fanspage Muslim.Or.Id dan follow twitter @muslimindo
==========
Anda diperkenankan untuk
menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di
muslim.or.id dengan menyertakan muslim.or.id sebagai sumber artikel
Dari artikel 'Orang Yang Pantas Dicemburui — Muslim.Or.Id'
Kamis, 28 Maret 2013
PENGURUS IPM CABANG BURNEH PERIODE 2013-2015
Ketua Umum : Feri
Marta Sonar
Sekretaris Umum :
Miftahul Alamsyah
Bendahara Umum :
Arifal Hilmi Muslim
Ketua Bidang Pengkaderan :
Bani Zakaria
Ketua Bidang KDI :
Hudan Syukronil Adzim
Ketua Bidang PIP :
Iftitah Aulia Ihsani
Ketua Bidang ASBO :
Shobar Hadlori
Ketua Bidang Advokasi :
Faisal Abdi
Ketua Bidang Keipmawatian :
Icmi Dinnur
Sekretaris Bidang Pengkaderan : Maulana
Ishak
Sekretaris Bidang KDI :
Sukriyanto
Sekretaris Bidang PIP :
Ikromatul Hasanah
Sekretaris Bidang ASBO :
Geo Pandu Ilahi
Sekretaris Bidang Advokasi :
Farhan Adi
Sekretaris Bidang Keipmawatian: Nindya Anggi
Rabu, 27 Februari 2013
Alhamdulillah PC.IPM Burneh telah melaksanakan Musycab IX pada hari Ahad, 24 Februari dengan lancar.....
Namun untuk penentuan Ketua Umum masih menunggu hasil rapat pleno kemudian......
kami mengucapkan SELAMAT semoga siapa saja nanti yang menjadi Ketua Umum dapat memimpin PC. IPM Burneh lebih BAik lagi . Aamiyn....
Tunggu Kabar Selanjutnya Ya...........
Namun untuk penentuan Ketua Umum masih menunggu hasil rapat pleno kemudian......
kami mengucapkan SELAMAT semoga siapa saja nanti yang menjadi Ketua Umum dapat memimpin PC. IPM Burneh lebih BAik lagi . Aamiyn....
Tunggu Kabar Selanjutnya Ya...........
Sabtu, 16 Februari 2013
Menjelang Musycab Ikatan Pelajar Muhammadiyah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
hi..guys,,,
kaifa haluk?
udah pada denger kabar nggak, kalo pekan depan hari ahad, 24 Februari 2013 insyaAllah PC. IPM Burneh akan mengadakan Musycab...
naah bagi para pengurus ne....LPJ.a jangan lupha yah....he..he...
buat panitia musycab kali ne,,
selamat bekerja dan semoga sukses. Aamiyn....
hi..guys,,,
kaifa haluk?
udah pada denger kabar nggak, kalo pekan depan hari ahad, 24 Februari 2013 insyaAllah PC. IPM Burneh akan mengadakan Musycab...
naah bagi para pengurus ne....LPJ.a jangan lupha yah....he..he...
buat panitia musycab kali ne,,
selamat bekerja dan semoga sukses. Aamiyn....
Jumat, 16 November 2012
Met tahun baru Hijriyah 1434 H
Pelajaran yang dapat kita ambil dari tahun baru Hijriah adalah
Hijrah atau move on dari yang negatif ke hal yang postif, semoga kita
mampu move on total ke hal yang lebih positif pada tahun baru ini.
Indah nian bulan ini, Cerah sangat sinar Muharram, pada bulan ini ikutlah berikrar, bahwa aku akan hijrah dari amalam buruk ke amalan yang baik.
Satu tahun telah kita jalani, semoga amal-amala kita pada taun lalu bisa ditingkatkan, dan amalan tercela kita tahun lalu dapat ditinggalkan, selamat tahun baru hijriah 1434 H.
Meskipun tanpa kembang api, meskipun tanpa diwarnai dengan dansa-dansa, kuyakin tahun baru Hijriah lebih bermakna dari acara tahun-tahun baru serupa, met tahun baru 1434 H
Sucikan Jiwa, murnikan hati, mari mengucapkan basmalah untuk pertama kalinya menapaki tahun baru 1434 H.
http://katabijak-katamotivasi-katamutiara.blogspot.com/2012/11/kata-mutiara-tahun-baru-hijriah.html
PC. IPM Burneh mengucapkan Happy New Islamic Year,
moga qt jadi lebih baik dari tahun kemaren. AAmiyn.....
Indah nian bulan ini, Cerah sangat sinar Muharram, pada bulan ini ikutlah berikrar, bahwa aku akan hijrah dari amalam buruk ke amalan yang baik.
Satu tahun telah kita jalani, semoga amal-amala kita pada taun lalu bisa ditingkatkan, dan amalan tercela kita tahun lalu dapat ditinggalkan, selamat tahun baru hijriah 1434 H.
Meskipun tanpa kembang api, meskipun tanpa diwarnai dengan dansa-dansa, kuyakin tahun baru Hijriah lebih bermakna dari acara tahun-tahun baru serupa, met tahun baru 1434 H
Sucikan Jiwa, murnikan hati, mari mengucapkan basmalah untuk pertama kalinya menapaki tahun baru 1434 H.
http://katabijak-katamotivasi-katamutiara.blogspot.com/2012/11/kata-mutiara-tahun-baru-hijriah.html
PC. IPM Burneh mengucapkan Happy New Islamic Year,
moga qt jadi lebih baik dari tahun kemaren. AAmiyn.....
Kamis, 04 Oktober 2012
Assalamu'alaikum wr.wb.
teman2 IPM .......
PC. IPM Burneh sepi ni...........
tak
RINDUkah kalian saat2 kita bersama menuntut ilmu "belajar'', bercanda ,
dan mengisi hari2 di IPM dengan kegiatan2 yang begitu
mengagumkan........????????
@ ne buat teman2 smua.....
bisakah
kalian memberikan masukan, saran atau apapun itu demi IPM saat ini dan
mendatang agar bisa seperti dulu atau bahkan lebih baik.......
@
oiya.....pekan lalu PC.IMM bkl silaturrahim k PC. IPM Burneh katanya d
bulan Oktober ini insyaAllah mereka akan mengadakan Darul Arqam. Adakah
yang berminat ikut.....????
lo da yang minat bisa hubungi pengurus PC.IPM,,,
Nuril : 087750982251, Hilmi: 085231418090
okkey,,,
ni dulu ya utk hari ini,,,
yang minat ma acara di atas gak usah malu silahkan nanya ma temen2 yang no.a udah dicantumkan.
syukron....
Sabtu, 18 Agustus 2012
Kamis, 16 Agustus 2012
Menangislah untuk menyesalinya!!!
Sahabatku pernahkah kita merenung jika kematian menjelang sementara dosa dosa kita belum diampuni oleh Allah SWT.
Sudahkan kita sadari jika dosa dosa kita belum diampuni, itu artinya Allah SWT akan menyiksa kita di alam barzah dan akan dilanjutkan di alam akhirat kelak alangkah mengerikannya siksa dan murka Allah SWT.
Sudahkah kita menangis di 1/3 malam saat kita mengadu kepada Allah SWT?
Sudahkah kita menangis saat teringat akan dosa dosa ?
Sudahkah kita menangis di saat kita memohon ampunan kepada Allah SWT ?
Jangan Ragu dengan Allah SWT,
Allah SWT akan mengampuni dosa sebanyak apapun jika kita menyesalinya
Dan Allah SWT tidak akan mengampuni dosa sekecil apapun jika kita tidak menyesalinya.
Sungguh saat terindah adalah saat menitikan air mata penyesalan atas dosa dosa
Dan mata yang menangis karena takut murka allah SWT tidak akan nangis lagi kelak di akhirat, di saat mata mata orang berdosa pada menangis.
maka menangislah karena dosa dosa
jika kita tidak bisa mennagis maka menangislah karena kita telah tidak bisa menangis
sebab saat itu hati kita teramat keras, dan sungguh hati yang keras bukanlah lahan yang subur untuk menanam kerinduan dan cinta kepada allah SWT.
hati yang keras akan subur dengan lumut ketakaburan.
menangislah sahabatku untuk menyesali dosa dosa yang telah kita perbuat
itulah tangisan indah tangisan penyesalan
semoga Allah SWT mengampuni dosa kita semua aamiin
Waallahu'alam bishowab
RAYUAN-RAYUAN BERBAHAYA IKHWAN KE AKHWAT
Rayuan-rayuan berbahaya seorang ikhwan kepada akhwat:
01. Ukhti, ana mencintaimu karena Allah…
02. Ana jadikan anti sebagai adik angkat, mau kan?…
03. Anti cantik kalau pakai jilbab…
04. Jika di hatinya Ali terukir nama Fathimah, maka dihatiku terukir nama anti…
05. Ukhti, apakah engkau tulang rusukku yang bengkok?
06. Assalamu alaikum, anti sudah makan?
07. Anti sudah shalat malam belum? (sms jam 3 pagi)
08. Ukhti, boleh minta no hp? nanti ana kirimin sms tausiyah dech…
09. Subhanallah…ana kagum dengan kepribadian anti. Anti seperti Fathimah, Sumayyah dan Khansa.
10. Alangkah beruntungnya ikhwan yang akan mendapatkan anti kelak…Masya Allah…
11. Ukhti, pacaran adalah haram.”Dan Janganlah kamu mendekati Zina”. Maka itu, maukah anti ta’aruf dengan ana secara islami?
12. Ukhti, nanti kajian di sana datang ya? Ana juga datang…(ketemuan yuk!!)
13. Masya Allah, ilmu anti sangat luas, maukah membantu ana untuk selalu memberikan nasihat ke ana?
14. Maukah ukhti jadi admin group ana? Biar anti bisa menemani ana menghandle group ini.
15. Ukhti, kalau ada apa2 ttg masalah agama yang ant tidak tahu, tanyakan ke ana ya? Insya Allah ana akan bantu.
16. Ukhti, ana masih awam, ilmu ana sedikit, ana mohon ukhti membimbing dan mendakwahi ana selalu.
17. Ukhti, halalkan ana…jangan sampai ana putus asa jika ukhti menolak ana…
18. Anti sudah ana anggap sebagai adik ana sendiri, jadi jangan ragu2 jika membutuhkan sesuatu ke ana…
19. Ukhti sudah hafal berapa juz? Bolehkah ana mendengar bacaan ukhti?
20. Afwan ukhti…ana kesulitan jika bertemu secara langsung. Maukah kita tukeran foto saja? Tapi ukhti duluan ya?
21. Ukhti, abang anti adalah teman akrab ana, semoga dengan anti bisa akrab…
22. Malam ini bintang berkurang satu…karena yang satunya sedang bersama ana sekarang…
23. Anti tau ngga kalau kedua orangtua anti itu pencuri? Mereka telah mencuri bintang yang paling indah di langit, dan menaruhnya di mata anti…
24. Anti selalu bikin ana takut. Pertama bertemu, ana takut bicara kepada anti. Pertama bicara, ana takut nanti suka pada anti. Pas suka, ana takut nanti jatuh cinta pada anti.
Udah jatuh cinta, ana takut kehilangan anti…
Udah jatuh cinta, ana takut kehilangan anti…
25. Tadi malam ana kirim bidadari untuk menjaga tidur anti. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?
26. Ana tercipta hanya untuk menjadi suami anti…
27. Ana bersedia menjadi lilin, Membakar diri ana untuk menerangi diri anti…
28. Ukhti, bolehkan ana pinjam Flashdisknya? untuk mentransfer hati ana ke hati ukhti…
29. Ukhti, dirimu ibarat sendok, karena selalu mengaduk-aduk hati ana.
30. dll (menunggu update terbaru)
Berhati-hatilah para akhwat dari rayuan maut ini… Ingat, serigala tak kenal setia!!!
Ket: Rayuan ini bisa berlaku sebaliknya -akhwat ke ikhwan- (ikhwan juga perlu berhati2).
UNTUKMU IKHWAN
Ikhwan.. Oh Ikhwan…
Bismillah…..
Parasmu sungguh rupawan
Sikapmu begitu sopan.
Bikin ukhti pada kagak bisa jaga pandangan.
Tiba-tiba kau bilang cinta padanya wan.
Kau bilang ingin ta’arufan.
Sikapmu begitu sopan.
Bikin ukhti pada kagak bisa jaga pandangan.
Tiba-tiba kau bilang cinta padanya wan.
Kau bilang ingin ta’arufan.
Tapi kenapa kau tak bisa menjaga izzah wan.?
Ta’aruf kok sering sms dan telphonan?
Bukan nanyain hal yang darurat malah becanda gak karuan.
Malah bilang sayang sampe mesra kaya udah halal aja Wan.
Ta’aruf kok sering sms dan telphonan?
Bukan nanyain hal yang darurat malah becanda gak karuan.
Malah bilang sayang sampe mesra kaya udah halal aja Wan.
Ikhwan oh Ikhwan..
Di ingatkan malah mengeluarkan jurus seribu alasan.
Katanya cuma lewat telphone gak nyampe sentuhan.
Obrolannya pun yang sopan-sopan.
Dalam Islam pun tak ada dalil yang menyatakan secara
langsung haramnya pacaran.
“Dan Janganlah kamu mendekati Zina”
itu gak cukup ya Wan.?
Di ingatkan malah mengeluarkan jurus seribu alasan.
Katanya cuma lewat telphone gak nyampe sentuhan.
Obrolannya pun yang sopan-sopan.
Dalam Islam pun tak ada dalil yang menyatakan secara
langsung haramnya pacaran.
“Dan Janganlah kamu mendekati Zina”
itu gak cukup ya Wan.?
Ikhwan Oh Ikhwan…
Bahasa Arabmu pinter ciri anak pesantrenan.
Ilmu mu tak sedkit ya Wan.?
Tapi nafsu kau perturutkan,
ilmu jadi terlupakan.
Bahasa Arabmu pinter ciri anak pesantrenan.
Ilmu mu tak sedkit ya Wan.?
Tapi nafsu kau perturutkan,
ilmu jadi terlupakan.
Ikhwan oh Ikhwan…
Ingatlah Wan..
Wanita adalah fitnah terbesar untukmu.
Ingatlah Wan..
Wanita adalah fitnah terbesar untukmu.
Ukhti oh ukhti…
Jilbabnya indah bak bidadari.
Senyumnya manis menawan hati.
Bikin ikhwan gak bisa nahan diri.
Buat ngungkapin “ana uhibbuki ya ukhti..”
Jilbabnya indah bak bidadari.
Senyumnya manis menawan hati.
Bikin ikhwan gak bisa nahan diri.
Buat ngungkapin “ana uhibbuki ya ukhti..”
Tapi kenapa malumu tak bisa kau pertahankan ukhti.?
Ikhwan baru kenal langsung kau ladeni.
Terjerat rayuan ikhwan yang ngajak Ta’arufan.
Di mintai nomor telphone langsung kau berikan.
Di sms senengnya bukan kepalang.
Di telphone malah keenakan.
Ikhwan baru kenal langsung kau ladeni.
Terjerat rayuan ikhwan yang ngajak Ta’arufan.
Di mintai nomor telphone langsung kau berikan.
Di sms senengnya bukan kepalang.
Di telphone malah keenakan.
Ukhti.. oh Ukhti…
Sadarkah.? Dia belum menjadi kekasih halalmu.
Keberadaanya belum mendapat ridha dari Rabb-Mu.
Dia rajin menelponmu.
Apakah kau tak malu.?
Bukan padaku, tapi Pada Allah yang Maha Melihat.
Sadarkah.? Dia belum menjadi kekasih halalmu.
Keberadaanya belum mendapat ridha dari Rabb-Mu.
Dia rajin menelponmu.
Apakah kau tak malu.?
Bukan padaku, tapi Pada Allah yang Maha Melihat.
Ukhti Oh Ukhti…
Pandai-pandailah menjaga izzah.
Hati ini adalah milik Allah.
Dan menjaga hati ini adalah amanah.
Pandai-pandailah menjaga izzah.
Hati ini adalah milik Allah.
Dan menjaga hati ini adalah amanah.
Duhai Ikhwan sejati..
Jika kau mencintaiku,
tak perlu mendekatiku,
tak perlu merayuku,
tak perlu mengucapkan kata-kata mesramu.
Simpan saja semua itu untuk
kekasih halalmu nanti.
Cukuplah kau mencintai-Nya
dengan sepenuh hati.
Karena dengan cinta-Nya pula aku akan mencintaimu karena-Nya.
Jika kau mencintaiku,
tak perlu mendekatiku,
tak perlu merayuku,
tak perlu mengucapkan kata-kata mesramu.
Simpan saja semua itu untuk
kekasih halalmu nanti.
Cukuplah kau mencintai-Nya
dengan sepenuh hati.
Karena dengan cinta-Nya pula aku akan mencintaimu karena-Nya.
Duhai akhwat sejati..
Tak usah terbuai dengan rasa cinta.
Tak perlu tergoda bila ada yang mendekat.
Tak perlu terlena dengan rayuannya.
Tak perlu terhanyut oleh kata-kata mesranya.
Jagalah hatimu untuk kekasih halalmu..
Cukuplah kita mencintai Allah dengan segenap hati.
Karena dengan Cinta-Nya pula kita akan di cintai oleh
Pangeran yang mencintai kita karena-Nya.
Tak usah terbuai dengan rasa cinta.
Tak perlu tergoda bila ada yang mendekat.
Tak perlu terlena dengan rayuannya.
Tak perlu terhanyut oleh kata-kata mesranya.
Jagalah hatimu untuk kekasih halalmu..
Cukuplah kita mencintai Allah dengan segenap hati.
Karena dengan Cinta-Nya pula kita akan di cintai oleh
Pangeran yang mencintai kita karena-Nya.
http://gizanherbal.wordpress.com/2011/10/17/rayuan-rayuan-berbahaya-ikhwan-ke-akhwat/
JANGAN TERTIPU DENGAN SANJUNGAN MEREKA!!!
Bissmillahirrahmanirrahim..
============================
“Assalamualaikum ukhti,status Fb nya bagus,ana suka “
Semua di mulai dari sapaan itu,aku ingat betul. Jawaban-jawaban yang aku berikan ternyata menjadi angin di mulainya badai.
” Ukhti,nanti malem jangan lupakan tahajjud,ana yakin ukhti selalu menegakkan sholat malam,sesuai dengan apa yang ukhti selalu tulis distatus fb nya “
Aahh.. pesan dinding dari dia lagi,membuatku deg-degan,dan aku selalu merasakan getaran yang sama setiap aku melihat di akhir kalimt sebuah senyuman. Aku pun membalasnya dengan semangat,perhatiannya begitu menawan hatiku.
Sanjungan-sanjunganya,pujian-pujiannya terus mengalir dalam comment status fb ku dan pesan di dindingku. Sampai aku melihatnya,sebuah undangan yang tersebar di Foto Fb nya. Lantas di anggap apa aku ini?? Apa arti dari sanjungan itu?? Kenapa dia mengangkatku dengan pujianya hanya untuk menjatuhkanku??
===========================
Sahabat,kisah di atas mungkin cerminan dari sebuah fitrah wanita yang suka di sanjung dan laki-laki yng suka menyanjung,terlepas maksud apa dan kenapa laki-laki itu menyanjung.
Sadarkah kita,ketika Kaum Adam menyanjung wanita,akan membuatnya berharap bahkan sampai mencintai laki-laki yang suka memuji.
Ingatlah,ketika laki-laki memujimu bukan berarti mereka hanya memujimu seorang. Bisa jadi pujian itu mereka tujukan untuk wanita-wanita yang lain.
Yang mudah tersanjung pasti mudah tersandung. Berhati-hatilah dengan setiap pujian yang datangnya dari ketidak halalan,cermati dan sikapi sebijak mungkin. Eratkan dan dekatkan hatimu hanya pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata.
Seharusnya,ketika seorang muslimah di puji dan di sanjung oleh ikhwan yang bukan mahrom baginya,dia akan merasakan malu luar biasa.
Bukan malu pada sang pangeran yang menyanjung kita,tapi pada Allah Azza Wa Jalla,karna sesungguhnya segala pujian pada kita datangnya dari ” Warna-Nya”.
Anggalah setiap pujian yang datang pada kita adalah cerminan dari cara mereka menyanjung Allah. Kita lebih tau sesungguhnya siapa diri kita. Jangan samapai kita terlena karna pujian,sampai kita lalai dan lupa bahwa kita senantiasa di selubungi kelemahan,kekurangan,aib,dan sifat-sifat buruk,jadi kita tidak terperangkap pada jebakan yang bisa membuat kita hancur.
-**Ukhti..Ukhti..Ukhti..**-
Jangan lah kau lalai dengan sanjungan mereka,karna belum tentu sanjungan itu tertuju hanya untukmu seorang. Engkau lebih tau baik dan buruknya dirimu,pujian mereka hanya akan membuat teerlena. Apa engakau akan membiarkan syahwat yang di tunggangi syetan menang?
Lalu mengapa engkau menikmati sgala pujian dari mereka??Mereka tidak mengenalmu,kau simpan rapat-rapat keburukanmu. Ketika mereka tau sedikit aibmu,mereka lelah akanmu. Ternyata kau tak sesempurna bayangan mereka,apa kau mau di jatuhkan setelah kau di naikan ke langit??
Apa kau lupa,mereka hanya menduga-duga tentang dirimu,mereka tak tau tentangmu,mereka hanya menduga-duga kebaikanmu dengan pujian mreka, kenapa engkau begitu menyukainya??
-**Akhi..akhi..akhi..**-
Kenapa engkau begitu suka menyanjung mereka?? engkau sangat tau kelemahan mereka ada di pujian dan sanjungan mautmu yang telah di tunggangi syetan.
Apa engkau biarkan syetan tertawa di atas nafsu syahwatmu?? waspadailah kata-katamu,karna pujian darimu membuat mereka bak putri yang selalu dirindukan,tapi belum tentu kau halal kan mereka.
Harusnya engaku malu,engkau takut,kau tujukan pujianmu pada makhluk yang tak halal bagimu,apa kau pernah berfikir,kenapa kau tak memuji Allah ?? Padahal Allalah yang membentuk mereka sebaik-baiknya manusia.
Sahabat,Sungguh Dia-lah yang mengantarkan pujian itu kepadamu,dan hanya Dia-lah yang patut kita puji…Yaa hanya Dia..Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Wallahu’alam bi Showwab.
============================
“Assalamualaikum ukhti,status Fb nya bagus,ana suka “
Semua di mulai dari sapaan itu,aku ingat betul. Jawaban-jawaban yang aku berikan ternyata menjadi angin di mulainya badai.
” Ukhti,nanti malem jangan lupakan tahajjud,ana yakin ukhti selalu menegakkan sholat malam,sesuai dengan apa yang ukhti selalu tulis distatus fb nya “
Aahh.. pesan dinding dari dia lagi,membuatku deg-degan,dan aku selalu merasakan getaran yang sama setiap aku melihat di akhir kalimt sebuah senyuman. Aku pun membalasnya dengan semangat,perhatiannya begitu menawan hatiku.
Sanjungan-sanjunganya,pujian-pujiannya terus mengalir dalam comment status fb ku dan pesan di dindingku. Sampai aku melihatnya,sebuah undangan yang tersebar di Foto Fb nya. Lantas di anggap apa aku ini?? Apa arti dari sanjungan itu?? Kenapa dia mengangkatku dengan pujianya hanya untuk menjatuhkanku??
===========================
Sahabat,kisah di atas mungkin cerminan dari sebuah fitrah wanita yang suka di sanjung dan laki-laki yng suka menyanjung,terlepas maksud apa dan kenapa laki-laki itu menyanjung.
Sadarkah kita,ketika Kaum Adam menyanjung wanita,akan membuatnya berharap bahkan sampai mencintai laki-laki yang suka memuji.
Ingatlah,ketika laki-laki memujimu bukan berarti mereka hanya memujimu seorang. Bisa jadi pujian itu mereka tujukan untuk wanita-wanita yang lain.
Yang mudah tersanjung pasti mudah tersandung. Berhati-hatilah dengan setiap pujian yang datangnya dari ketidak halalan,cermati dan sikapi sebijak mungkin. Eratkan dan dekatkan hatimu hanya pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata.
Seharusnya,ketika seorang muslimah di puji dan di sanjung oleh ikhwan yang bukan mahrom baginya,dia akan merasakan malu luar biasa.
Bukan malu pada sang pangeran yang menyanjung kita,tapi pada Allah Azza Wa Jalla,karna sesungguhnya segala pujian pada kita datangnya dari ” Warna-Nya”.
Anggalah setiap pujian yang datang pada kita adalah cerminan dari cara mereka menyanjung Allah. Kita lebih tau sesungguhnya siapa diri kita. Jangan samapai kita terlena karna pujian,sampai kita lalai dan lupa bahwa kita senantiasa di selubungi kelemahan,kekurangan,aib,dan sifat-sifat buruk,jadi kita tidak terperangkap pada jebakan yang bisa membuat kita hancur.
-**Ukhti..Ukhti..Ukhti..**-
Jangan lah kau lalai dengan sanjungan mereka,karna belum tentu sanjungan itu tertuju hanya untukmu seorang. Engkau lebih tau baik dan buruknya dirimu,pujian mereka hanya akan membuat teerlena. Apa engakau akan membiarkan syahwat yang di tunggangi syetan menang?
Lalu mengapa engkau menikmati sgala pujian dari mereka??Mereka tidak mengenalmu,kau simpan rapat-rapat keburukanmu. Ketika mereka tau sedikit aibmu,mereka lelah akanmu. Ternyata kau tak sesempurna bayangan mereka,apa kau mau di jatuhkan setelah kau di naikan ke langit??
Apa kau lupa,mereka hanya menduga-duga tentang dirimu,mereka tak tau tentangmu,mereka hanya menduga-duga kebaikanmu dengan pujian mreka, kenapa engkau begitu menyukainya??
-**Akhi..akhi..akhi..**-
Kenapa engkau begitu suka menyanjung mereka?? engkau sangat tau kelemahan mereka ada di pujian dan sanjungan mautmu yang telah di tunggangi syetan.
Apa engkau biarkan syetan tertawa di atas nafsu syahwatmu?? waspadailah kata-katamu,karna pujian darimu membuat mereka bak putri yang selalu dirindukan,tapi belum tentu kau halal kan mereka.
Harusnya engaku malu,engkau takut,kau tujukan pujianmu pada makhluk yang tak halal bagimu,apa kau pernah berfikir,kenapa kau tak memuji Allah ?? Padahal Allalah yang membentuk mereka sebaik-baiknya manusia.
Sahabat,Sungguh Dia-lah yang mengantarkan pujian itu kepadamu,dan hanya Dia-lah yang patut kita puji…Yaa hanya Dia..Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Wallahu’alam bi Showwab.
TRADISI COWOK CEWEK CURHAT
Sudah jadi tradisi emang dimana-mana cowok demennya curhat ama cewek, dan sebaliknya cewek demen curhat sama cowok :)
♥ alasannya sih katanya lebih seru (emangnya tinju) dan lebih terpercaya, alibi aja itu mah, bilang aja demen -_-
♥ padahal curhat2an cowok-cewek itu bahaya, karna awal2nya sih bilang temen, lama2 jadi demen
♥ alasannya sih "nganggep adik angkat", awalnya memang adik angkat, lama2 teman dekat, trus melekat deh.. hehe.. ngaku ayo..
♥ walaupun ente-ente gak bilang pacaran, kalo aktivitasnye begitu, ya sama aja maksiat, eta eta keneh (ceuk sunda mah)
♥ atau sekedar sms say hello, "udah maem blum", "udah mandi blum" >> wuuaalah, emaknya aja kagak segitunya..
♥ tau gak, nafsu itu kayak magnet, berlaku hukum tarik menarik F = G x ( Ma x Mb ) /r2, gak ngerti ya, ckckck ...saaama
;-)
♥ F = nafsu total, G = udah baligh, Ma = syahwat laki-laki, Mb = syahwat wanita, r = radius (jarak), andersten?
♥ jadi semakin deket cowok sama cewek, semakin bahayalah mereka, semakin mungkin baku syahwat di antara mereka, gelaap bang..
♥ mereka semakin kencang akselerasi syahwat, maka semakin bahaya hasil akhirnya, apalagi syahwat ente akselerasinya 100 km dalam 3 detik (woalah)
♥ Allah yang ciptain kita tahu bahwa kita punya syahwat, Dia yang ngasi, makanya sebelum nikah Dia perintah untuk jangan deket2 lawan jenis.
♥ Rasul pun tau kita punya syahwat, maka sebelum akad jangan dekat, apalagi beduaan karena yang ketiganya pasti adalah saitonirojim -_-
♥ sekedar boncengan, pulang duaan, kerja kelompok bedua (kelompok apaan nih, ganda campuran?), semua tak diperkenankan, demi kita juga kok
♥ walau ente bilang ente cuma teman, siapa yang jamin bukan TTM, teman tapi maling, eehh salah, teman tapi mesra? kagak ada yang jamin toh?
♥ apalagi Rasul bilang "nahnu nahkum bi dzahir" (kami menghukumi yang tampak), bukan yang tersembunyi dalam hati, yee kan :)
♥ makanya dalam Islam, ikhwan dan akhwat aktivitasnya dipisah, bukan apa2, pereventif lebih utama dari kuratif, cegah lebih baik dari beli obat
♥ dengan gitu niat terjaga dan amal pun terpelihara, apa lagi kemuliaan dan kehormatan juga ikut terjaga, adem kan keg di kutub..
♥ apalagi jaman sekarang, dunia maya begitu serem, mantengin foto ikhwan/akhwat bukan perkara sulit kayak jaman dulu..
♥ jaman ane mah, minta poto cewek setengah mati, jaman sekarang foto cewek berbagai gaya ada, yang mati setengah juge ade.. hehee..
♥ chatting mudah, kontak mudah, tanpa sadar muda-mudi kita udah mulai terpapar bahaya dunia maya, gak terkecuali pengemban dakwah (nah loo)
♥ "nggak kok mas, ini cuma koordinasi dakwah" >> koordinasi atau koor di nasi~ kok pake pesan "ukhti, afwan, inget tahajudnya ya.. " halah
♥ "oo.. bukan mbak, ini cuma nanya hukum ke si akhii" >> pertanyaan/perhatian~ kok nemen banget, kenapa gak tanya ustadzahnya aja.. hayoo..
♥ awalnya pinjam2an buku kuliah, trus pinjam2an kitab ngaji, trus pinjam2an duit (ngutang kalee) trus lama2 pinjam2an hati...doorr maen tembak lah
♥ tulisannya "I Love you, coz Allah" tapi dipakein koma, lagian yang begini2 gak perlu diungkapin ke orangnya lagi, doain aja.. -_-
♥ komennya "keep istiqamah ya ukhti yang disayangi Allah.." >> ampun dah, dakwah dusta bener..
♥ jaga niat guys, batesin interaksi sama lawan jenis, kalo Allah udah kasih jalan yang luas, ngapain lagi jalan di pinggir2 jurang
♥ jalan masih panjang, dan masih luas, jalanlah di tengah2, kita gak pernah tau kapan badai berhembus bisa meniupkan fitnah pada kita
♥ siapa ikhwan yang hatinya belum terjaga hendaklah menikah, siapa yang belum menikah, hendaklah menjaga hatinya dari fitnah wanita
♥ curhat boleh, kita tau kok kamu perlu nge-refresh pikiran, sama emak bapak kan bisa, atau sama teman2 satu perjuangan yang sesama jenis? :)
♥ interaksi boleh, tapi bagi masih liar hatinya, banyak2lah meluruskan niat :)
♥ yang udah terlanjur ada hubungan tanpa ikatan, walau tak dinamakan pacaran, udaaah, putusin aja,,Allah liat tu..kagak pade takut ape
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)







